Rabu, 06 April 2016

Jasa Arsitek Jakarta Berbagai Bentuk Atap Dan Kegunaannya

Jasa Arsitek Jakarta Berdasarkan bentuknya atap di bagi menjadi tiga macam,yaitu atap model pelana,,model perusal,dan model limas. Di antara tiga model atap tersebut,model atap pelana adalah model yang paling sederhana dan biaya pembuatannya lebih efisien. Keuntungan dari model atap pelana adalah sebagai berikut:

  • Bentuknya sederhana sehingga pengerjaan lebih cepat dibandingkan model lain
  • Risiko bocor kecil karena tidak adanya jurai dan talang bagian ditengah
  • Kebutuhan bahan mulai dari kayu gording,penutup atap,dan nok lebih sedikit

  • Penutup atap,banyak bahan yang dapat dipergunakan sebagai penutup atap,mulai dari yang mahal hingga yang murah. Agar biaya bangunan rumah lebih efektif, Jasa Arsitek Jakarta sarankan gunakan penutup atap yang harganya ekonomis,seperti fiber semen,genteng plentong,genteng morando,dan genteng beton. Fiber semen penutup atap jenis ini terdapat dua macam,yaitu atap fiber bergelombang dan genteng asbes. Atap fiber bergelombang memilki ukuran panjang 1,8 m;2,2 m;dan 3 m dengan lebar 0,85 m dan 1,05 m. penutup atap ini hanya memerlukan gording sebagai angka atapnya. Genteng plentong atau kodok adalah jenis genteng yang paling murah. Bahkan sekarang permukaanya diglanzur sehingga membuat kesan ekslusif. Tak heran pun banyak peminatnya.
    Rangak genteng plentong adalah gording kayu 6 cm x 12 cm,usuk kayu 4 cm x 6 cm,dan reng 2 cm x 3 cm dengan kebutuhan per meternya adalah :
    1. Usuk kayu 4/6x3 m =1 btg
    2. Reng kayu 2/3x4 m =1,25 btg dan
    3. Genteng =21-25 bh (tergantung ukuran genteng)

    Pemasangan genteng plentong umumnya dengan jarak reng 24 cm dan ajarak usuk 40 cm. cara pemasangannya adalah zig-zag. Sementara kebutuhan nok atau bubungan adalah 5 bh tiap m2. Genteng beton,jika atap menggunakan genteng beton sebagai bahan penutup atapmgording menggunakan kayu 6/12,usuk 5/7,dan reng 3/4. Kebutahn genteng beton per m2 adalah :
    1. Genteng =9,5 bh
    2. Kaso 5/7x3m =1 btg
    3. Reng 3/4x4 m =1 btg

    Kebanyakan orang takut menggunakan genteng jenis ini karena sangat berat. Padahal jika dilihat dari kebutuhan per m2,genteng ini sebenarnya lebig ringan jika dibandingkan dengan genteng keramik. Lagi pula kebutuhan reng juga lebih sedikit, itulah penjelasan Jasa Arsitek Jakarta dari http://cafeinterior.net/ mengenai berbagai jenis atap dan kergunaannya.

    Search related to Jasa Arsitek
    • Jasa Arsitek Rumah Jakarta
    • Kontraktor Bangun Rumah Jakarta
    • Jasa Bangun Rumah
    • Desain Arsitek Rumah
    • Jasa Desain Interior Rumah Jakarta
    • Jasa renovasi rumah

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar